BEGINILAH AKU MENJADI
LEMAHBANG
Dahulu kala,sunan bonang
melakukan wejangan untuk mengislamkan Syahid loko joyo putra bupati tuban yang
disibut sunan Kali jogo. Wejangan tersebut di lakukanr di tengah samudra ag wejangan tersebut tidak
di dengar oleh orang lain.Namun, kapal yang di gunakan sunan bonang mengalami
kebocoran .untuk mengatasi kebocoran itu ,sunan bonang memutuskan untuk
menembel nya dengan tanah yang ada di pinggir samudra.Setelah lubang itu di
tutupi ,sunan bonang melanjutkan perjalanan untuk kembali melakukan wejangan.
Akhirnya untuk penyempurnaan itu sunan bonang ber kata “kun
fa yakun”saat itulah cacing walur yang berada di tanah yang di gunakan untuk
menutup kebocoran kapal kembali wujud semula menjadi manusia, karna si walur mwndengar semua wejangan sunan
bonang kepada syahid loko joyo.maka syahid loko joyo di nobatkan sebagai wali
ke 9 dengan nama sunan kalijogo,sedangkan si walor di nobatka sebagai wali
penutup dengan nama syehk siti jenar .
Suatu ketika ,para wali akan membuat
masjid .Syekh siti jenar mendapat bagian untuk membuat genteng.namun
syekh siti jenar hanya membuat sedikit.Maka oleh para wali tidak diterima
,akibatnya syekh siti jenar di dianggap para wali adalah orang yang malas .Hal
itu mebuat Syek siti jenar tidak diaku lagi menjadi wali yang berdarah putih
,melainkan sebagai oarang biasa yang berdarah merah.
Genteng yang telah jadi itu oleh Siti jenar di
gunakan untuk membangun punden (makam)
sahabat nya ,yaitu Abu somad.Karna yang membuat adalah seseorang yang berdarah
ABANG dan genteng itu terbuat dari LEMAH .Maka daerah itu dinamai LEMAH ABANG