Sabtu, 22 November 2014

asal usul desa lemahbang kayen pati

BEGINILAH AKU MENJADI
LEMAHBANG
Dahulu kala,sunan bonang melakukan wejangan untuk mengislamkan Syahid loko joyo putra bupati tuban yang disibut sunan Kali jogo. Wejangan tersebut di lakukanr  di tengah samudra ag wejangan tersebut tidak di dengar oleh orang lain.Namun, kapal yang di gunakan sunan bonang mengalami kebocoran .untuk mengatasi kebocoran itu ,sunan bonang memutuskan untuk menembel nya dengan tanah yang ada di pinggir samudra.Setelah lubang itu di tutupi ,sunan bonang melanjutkan perjalanan untuk kembali melakukan  wejangan.
Akhirnya untuk penyempurnaan itu sunan bonang ber kata “kun fa yakun”saat itulah cacing walur yang berada di tanah yang di gunakan untuk menutup kebocoran kapal kembali wujud semula menjadi manusia,  karna si walur mwndengar semua wejangan sunan bonang kepada syahid loko joyo.maka syahid loko joyo di nobatkan sebagai wali ke 9 dengan nama sunan kalijogo,sedangkan si walor di nobatka sebagai wali penutup dengan nama syehk siti jenar .
Suatu ketika ,para wali  akan membuat  masjid .Syekh siti jenar mendapat bagian untuk membuat genteng.namun syekh siti jenar hanya membuat sedikit.Maka oleh para wali tidak diterima ,akibatnya syekh siti jenar di dianggap para wali adalah orang yang malas .Hal itu mebuat Syek siti jenar tidak diaku lagi menjadi wali yang berdarah putih ,melainkan sebagai oarang biasa yang berdarah merah.
Genteng  yang telah jadi itu oleh Siti jenar di gunakan untuk membangun punden  (makam) sahabat nya ,yaitu Abu somad.Karna yang membuat adalah seseorang yang berdarah ABANG dan genteng itu terbuat dari LEMAH .Maka daerah itu dinamai LEMAH ABANG